Erotically Challenging: Melihat Sisi Lain Wanita dari Sudut Pandang Wellborn by Dinboer

Posted on 18 July 2017

Terlahir dari keluarga yang mencintai dunia seni membuat Angga Laksmana Dinboer—our in-house graphic designer—mengenal seni di usia dini. Namun, baru pada tahun 2012 Dinboer—begitulah panggilannya—mulai serius menekuni seni baik secara otodidak maupun secara akademis di jurusan Desain Komunikasi Visual UNIKOM Bandung. Dinboer pun mengklaim bahwa ia adalah seorang erotic artistnot because he is erotic (or, IS HE?)—tapi karena karya-karya seni yang ia hasilkan cenderung memuat gambar-gambar wanita dengan berbagai pose, with ot without clothes on, dalam monochrome tone.

 

Apa saja hal-hal yang sering kali mempengaruhi karya seni kamu?

Apapun sih sebenernya. Cuma saya lebih interested ke sosok wanita dalam berkarya—entah siapapun wanita itu bisa jadi inspirasi. Karena, menurut saya, wanita itu pada dasarnya adalah bukti salah satu sosok nyata “surga”-nya dunia dan punya sisi “nakal”-nya, but in the good way, ya.

 

Siapa seniman favorit kamu? (dalam dan luar negeri)

Kalau dari luar negeri sih Hieronymus Bosch, Van Gogh, dan Apollonia Saint Clair. Sementara dari dalam negeri ada Basuki Abdulah dan Elfandiary.

 

Medium apa saja yang biasa kamu gunakan?

Seringnya sih di kertas. Kadang juga di kanvas atau di medium yang mendukung lainnya seperti tembok, dan lain-lain.

 

Ceritakan sedikit tentang proses kreatifmu

Biasanya saya mulai dari melihat foto dulu, baik itu dari Internet atau majalah. Setelah itu, saya coba sketsa dan improve di kertas atau digambar langsung secara digital di Adobe Photoshop.

 

 

Apa pencapaian yang paling membanggakan/memorable bagi kamu sepanjang menjadi seniman?

Hmmm… memorable ya. Jadi, bulan Mei 2017 lalu saya dapat invitation dari salah satu akun Instagram yang concern dalam seni, yaitu love.watts untuk ikut serta dalam eksibisi seni mereka “Got It For Cheap” World Tour 2017 dengan cara mengirimkan karya seni saya kepada mereka. Eksibisi ini berskala internasional karena karya seni saya berkesempatan untuk dipamerkan di Athena (Yunani), Copenhagen (Denmark), Oslo (Norwegia), dan Los Angeles (Amerika Serikat). Tentu saja ini di luar ekspektasi saya—mengingat jam terbang saya yang masih minim karena baru menekuni dunia seni dari tahun 2012. To be honest, I feel so honoured karena saya menjadi salah satu perwakilan dari Asia untuk eksibisi tersebut.

 

Apa yang membedakan karya-karya kamu sebelumnya dengan karya spesial untuk proyek Wellborn by Dinboer ini?

Untuk Wellborn by Dinboer ini, saya ingin bercerita tentang sosok wanita malam dari sudut pandang saya dengan medium t-shirt polos hitam melalui artwork yang ada di bagian depan maupun belakang t-shirt-nya. Wanita malam cenderung dipandang hanya mempunyai satu emosi, yaitu lust, atau bahkan emotionless. Padahal, walaupun profesinya mungkin menimbulkan kontroversi, wanita malam tetaplah manusia yang terlahir ‘baik’ dan juga berhak untuk memiliki emosi seperti sedih, marah, gembira, atau bahkan becanda. Pesan yang ingin saya sampaikan adalah cobalah untuk tidak melulu melihat wanita malam dari sudut pandang negatif karena kita nggak pernah tahu maksud, tujuan, atau alasan mengapa ia memilih profesi tersebut. Bisa jadi mereka menjalani profesi tersebut secara terpaksa karena alasan ekonomi. We never know…

 

Bagaimana cara kamu menghadapi tanggapan masyarakat baik yang awam akan seni maupun tidak terhadap karya seni kamu yang bisa dibilang berani dan ‘tabu’?

Bagi masyarakat awam, biasakan bertanya aja sih kepada seniman terkait dan jangan mudah menilai dari ‘luar’-nya saja. Misal, jika mereka bertanya kepada saya tentang karya seni saya, saya sebagai seorang seniman berkewajiban untuk menjelaskannya. Mostly, masyarakat kita tuh suka langsung menilai (karya seni) dari luarnya saja tanpa mau mencerna dulu informasinya. Sementara kalau yang sudah terbiasa menikmati seni ataupun rekan sesama seniman, mungkin mereka akan lebih mengerti dan paham bagaimana menikmati dan menilai karya seni.

 

Sekarang sedang mengerjakan proyek apa?

Sekarang saya sedang sering mengerjakan custom denim jacket dan kebetulan sedang ada rencana untuk berkolaborasi dengan tiga seleb cewek muda Indonesia yang sangat inspiring dan fashionable tentunya. Untuk lebih jelasnya, proyek saya bisa dipantau terus di Instagram saya hahaha

 

Apa saja proyek-proyek yang akan kamu kerjakan setelah ini?

Apapun sih, pokoknya yang masih berhubungan dengan seni dan desain.

 

[ ]

 

Sebagian karya-karya Dinboer bisa kamu lihat di sini.

Untuk katalog lengkap Wellborn by Dinboer, klik foto di bawah

 

Tonton trailer Wellborn by Dinboer di bawah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *